Selasa, 22 April 2014

cara cepat belajar bahasa isyarat untuk tunarungu/tunawicara

Ini adalah cara cepat belajar bahasa isyarat untuk tunarungu :3 Dalam kehidupan kita harus menghormati para tunarungu yang ada di Indonesia ataupun di Dunia ini , dengan demikian mari kita belajar bahasa Tunarungu / Tunawi
gerakan ucapan assalamualaikum
Tangan kanan ‘A’ sambil ibu jari dikenakan pada tepi dahi kanan lalu digerakkan ke depan.






gerakan ucapan walaikumsallam

Tangan kanan ‘W’ sambil jari telunjuk dikenakan pada tepi dahi kanan lalu digerakkan ke depan.






gerakan ucapan halo

Tangan kanan ‘B’, hujung jari dikenakan pada tepi dahi kanan lalu digerakkan ke depan.






gerakan ucapan selamat

Tangan kanan ‘B’, hujung jari dikenakan pada tepi dahi kanan lalu digerakkan ke depan.






gerakan ucapan selamat datang

Buat isyarat “selamat”, kemudian buat isyarat “datang”






gerakan ucapan selamat pagi

Buat isyarat “selamat”, kemudian buat isyarat “pagi”






gerakan ucapan selamat siang

Buat isyarat “selamat”, kemudian buat isyarat “Tengahari”








gerakan ucapan selamat malam

Buat isyarat “selamat”, kemudian buat isyarat “malam”




gerakan ucapan selamat jalan

Tangan Kanan ’5′ tapak ke depan sambil digerakkan ke kiri dan kanan.








gerakan ucapan selamat ulang tahun

Buat isyarat “selamat”, kedua belah tangan ‘A” pada paras telinga, buat satu pusingan arah lawan jam.






gerakan ucapan maaf

Tangan Kanan ‘A’ pada paras dada, buat satu pusingan arah jam.






gerakan ucapan terimakasih

Tangan kanan terbuka dengan tapak ke dalam lalu dikenakan pada bibir dan digerakkan ke depan.






gerakan ucapan saya / memperkenalkan nama








Tangan kanan terbuka dengan tapak ke dalam lalu dikenakan pada bibir dan digerakkan ke depan.
Dan ini cara cepat belajar bahasa isyarat untuk tunawicara :
Mampu berkomunikasi secara efektif dengan bahasa isyarat sangat penting karena memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan penderita Tuna Rungu (Tuli) maupun Tuna Wicara (Bisu) sehingga tidak terjadi kesalah pahaman. Karena seringkali banyak orang (termasuk saya) mengalami kesalahpahaman saat berkomunikasi dengan penderita tuna rungu dan tuna wicara.
Saya pun menyadari pentingnya bahasa isyarat sebagai salah satu bentuk komunikasi dalam pergaulan sehari-hari yang paling efektif. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk visual sehingga akan lebih mudah bagi manusia untuk memahami bahasa dalam bentuk visual dibandingkan verbal.
Dibawah ini ada beberapa jenis bahasa isyarat yang bisa Anda pakai:
1. American Sign Language: Bahasa isyarat yang paling banyak dikenal dan telah dipakai sebagai pedoman bahasa isyarat oleh dunia internasional.



2. British Sign Language: Merupakan variasi dari ASL yang sering dipakai di negara Inggris dan juga telah cukup dikenal di dunia internasional. Jenis BSL ini juga menggunakan gerakan tangan yang lebih aktif dari ASL.

3. Indonesian Sign Language: Isyarat ini telah diakui dan banyak digunakan di Indonesia. Dan tentu saja kita bisa memakainya sebagai salah satu acuan bahasa isyarat untuk berkomunikasi di Indonesia.

bahasa isyarat indonesia
Poskan Komentar